Pengertian Bimbingan &Konseling
Bimbingan dan konseling merupakan terjemahan dari kata "guidance" dan "counseling" dalam bahasa inggris. Secara harfiah, istilah "guidance" berasal dari akar kata "guide" yang berarti mengarahkan (to direct) memandu (to pilot), mengelola (to manage), dan menyetir (to steer). Selain itu "guidance" mempunyai hubungan dengan "guiding" yang berarti menunjukan jalan (showing a way), memimpin (leading), menuntun (conducting) memberikan petunjuk (giving instructions), mengatur (regulating), mengarahkan (governing) dan memberikan nasihat (giving advice). Sedangkan kata "counseling" dari kata benda counsel yang berarti nasihat. Berdasarkan istilah tersebut, sesuai dengan istilahnya, maka bimbingan dan konseling diartikan secara umum sebagai suatu proses bantuan (helping). Namun tidak setiap bentuk bantuan adalah bimbingan. Oleh karena itu, akan dikemukakan pendapat beberapa para ahli tentang bimbingan dan konseling sesuai dengan sudut pandangnya masing - masing dibawah ini.
1. Shertzer & Stone
Menyatakan bahwa bimbingan adalah proses pemberian bantuan kepada individu agar mampu memahami diri dan lingkungannya dan konseling merupakan proses interaksi yang bermakna pemahaman diri dan lingkungan serta hasil dari pembentukan dan atau pengklarifikasian tujuan serta nilai - nilai perilaku manusia masa depan.
2. Kartadinata S
Menyatakan bahwa bimbingan dan konseling adalah proses membantu individu memahami diri sendiri dan dunia. Dilingkungan sekolah, bimbingan berfokus pada penciptaan lingkungan belajar yang optimal bagi setiap siswa. Sedangkan konseling merupakan rahasia antara konselor dan siswa atau kelompok kecil siswa untuk membantu mereka menyelesaikan atau mengatasi masalah yang mereka hadapi secara konstruktif dan mengembangkan mental mereka.
Dengan demikian maka bimbingan konseling dapat diartikan suatu proses interaksi yang dilakukan oleh konselor dan konseli (Guru Bk dan siswa) agar dapat mengoptimalkan potensi yang ada dalam dirinya dan dapat memberikan sebuah solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi oleh konseli/siswa.










